10 Negara Terbaik untuk Memulai Usaha

1. Selandia Baru

img

Jumlah prosedur yang dibutuhkan untuk memulai usaha: 1
Jumlah hari dibutuhkan untuk memulai usaha: 1
GDP 2010: US$ 134 miliar
Persentase penerimaan tenaga kerja di perusahaan dengan karyawan > 250 orang: 42,1%

Memulai usaha di Selandia Baru hanya butuh pengajuan aplikasi online dengan New Zealand Companies Office. Hanya butuh satu hari dan biaya US$ 127 setelah sertifikat pengesahan perusahaan dikirim melalui email dalam hitungan menit saja.

Lebih hebatnya lagi, tidak ada minimum modal yang harus disetor. Meski mudah membangun bisnis di Selandia Baru, 42,13% warganya bekerja di perusahaan yang memiliki lebih dari 250 karyawan, jauh lebih banyak dibandingkan Inggris atau AS.

Meskipun demikian, Selandia Baru masih memiliki persentase pertumbuhan perusahaan baru cukup tinggi tiap tahunnya: 12,1% pada 2007, 12,1% pada 2008 dan 10% pada 2009.

2. Australia

img

Jumlah prosedur yang dibutuhkan untuk memulai usaha: 2
Jumlah hari dibutuhkan untuk memulai usaha: 2
GDP 2010: US$ 1,1 triliun
Persentase penerimaan tenaga kerja di perusahaan dengan karyawan > 250 orang: –

Wirausahawan bisa menikmati cepatnya proses merintis bisnis mereka hanya dengan dua hari kerja serta biaya US$ 400 di Australia. Dari semua warga yang disurvey OECD, 48% menganggap Australia sebagai tempat yang baik untuk berbisnis. Dengan demikian Australia menjadi yang tertinggi kelima di antara 27 negara OECD yang disurvey. Wirausahawan Australia dikenai pajak 47,7%, lima persen lebih tinggi dari rata-rata pajak OECD. Hal ini mungkin membuat wirausahawan potensial mundur.

3. Kanada

img

Jumlah prosedur yang dibutuhkan untuk memulai usaha: 1
Jumlah hari dibutuhkan untuk memulai usaha: 5
GDP 2010: US$ 1,6 triliun
Persentase penerimaan tenaga kerja di perusahaan dengan karyawan > 250 orang: –

Di Kanada, hanya perlu satu langkah untuk memulai wirausaha yaitu mengajukan pendaftaran pembentukan perusahaan secara online melalui Electronic Filing Center. Tinggal isi formulir dan membayar semua biaya terkait, Anda hanya butuh lima hari dan biaya sekitar US$ 195.

Proses ini relatif murah, hanya sekitar 0,4% dari pendapatan per kapita Kanada dan tidak butuh modal disetor minimum. Pajak usaha Kanada pada 2011 juga hanya 28,7% dari profit, jauh lebih kecil dari AS dan Perancis yang memajaki 46,7% dan 65,7%.

Sayangnya, tidak banyak warga Kanada yang memanfaatkan penuh kemudahan dari pemerintah ini. Pada 2008, Kanada memiliki salah satu persentase start-up terendah di antara negara OECD lainnya.

4. Amerika Serikat

img

Jumlah prosedur yang dibutuhkan untuk memulai usaha: 6
Jumlah hari dibutuhkan untuk memulai usaha: 6
GDP 2010: US$ 14,7 triliun
Persentase penerimaan tenaga kerja di perusahaan dengan karyawan > 250 orang: 52,8%

Di AS, para inovator dan wirausahawan sangat disanjung dan dihargai di media. Fakta ini diperoleh dari 68% responden survey OECD. Untuk memulai bisnis di AS hanya butuh sekitar US$ 675 namun ada indikasi kegagalan perusahaan yang cukup tinggi, 10,43% per tahunnya. Hal ini mengindikasikan perusahaan kecil dan menengah mengalami kesulitan bertahan. Menurut Biro Statistik Buruh, hampir separuh perusahaan baru gulung tikar setelah beroperasi lima tahun.

5. Irlandia

img

Jumlah prosedur yang dibutuhkan untuk memulai usaha: 4
Jumlah hari dibutuhkan untuk memulai usaha: 13
GDP 2010: US$ 205,7 miliar
Persentase penerimaan tenaga kerja di perusahaan dengan karyawan > 250 orang: 26,2%

Biaya yang dibutuhkan untuk merintis usaha di Irlandia berkisar US$ 100 hingga US$ 165. Irlandia memberikan penghargaan/imbalan berupa akses khusus terhadap pemodalan bagi bisnis paling sukses.

Start-up yang dibangun selama lima tahun terakhir dan setidaknya mengalami pertumbuhan 20% tiga tahun berturut-turut memiliki tingkat kesuksesan 69% dalam mendapatkan pinjaman dan 100% dalam menerima pemodalan dari pemegang saham.

Sebagai perbandingan, di OECD 63,4% start-up yang tumbuh cepat menerima pinjaman dan 77,6% yang menerima pemodalan dari pemegang saham. Pada 201, 83% orang yang disurvey mengatakan pengusaha sukses memiliki posisi sosial yang tinggi. Namun Irish Times memperkirakan jumlah orang yang merintis usaha baru setiap bulannya terus berkurang. Dari 2.800 orang pada 2008 menjadi tinggal 800 saja pada 2010.

6. Inggris

img

Jumlah prosedur yang dibutuhkan untuk memulai usaha: 6
Jumlah hari dibutuhkan untuk memulai usaha: 13
GDP 2010: US$ 2,2 triliun
Persentase penerimaan tenaga kerja di perusahaan dengan karyawan > 250 orang: 48,6%

Menurut Bank Dunia, untuk jadi wirausaha di Inggris membutuhkan biaya sekitar US$ 257. Hampir 50% tenaga kerja Inggris dipekerjakan oleh perusahaan dengan jumlah karyawan di atas 250 orang atau tertinggi kedua di antara negara OECD. Sementara itu, hanya 20% yang bekerja di perusahaan dengan jumlah karyawan kurang dari 10 orang.

Dengan tingkat kesuksesan pinjaman bank haya 64,4%, mungkin sulit bagi warga Inggris untuk memperoleh modal awal bagi bisnis mereka. Menurut Wired News, pemerintah sudah mencoba menggoda wirausahawan dan para investor dengan memperkenalkan jenis visa baru yang diciptakan untuk pengusaha prospektif pada 2011.

Pengusaha dan investor asing kini bisa menetap di Inggris setidaknya dua tahun, tergantung berapa banyak uang yang bisa mereka suntikkan ke ekonomi negara, dibandingkan dengan visa lain yang menerapkan minimum lima tahun.

7. Korea Selatan

img

Jumlah prosedur yang dibutuhkan untuk memulai usaha: 5
Jumlah hari dibutuhkan untuk memulai usaha: 7
GDP 2010: US$ 1,03 triliun
Persentase penerimaan tenaga kerja di perusahaan dengan karyawan > 250 orang: 26,1%

Hanya butuh tujuh hari dan lima prosedur untuk membangun usaha di Korea. Biaya prosedur, termasuk membuat cap perusahaan dan membayar pajak pendaftaran perusahaan hanya US$ 36 saja. Meski murah dan cepat, hanya sedikit warga Korea yang memanfaatkannya.

Pada 2011, hanya 11% warga Korea yang yakin bahwa ada kesempatan bagus mendirikan perusahaan. Sementara itu, hanya 27% yang merasa punya kemampuan berwirausaha. Ditambah, 45% responden mengindikasikan rasa takut gagal yang akhirnya menghambat niat mereka berwirausaha.

Uniknya, 34,8% warga Korea bekerja di perusahaan dengan jumlah karyawan 10-49 orang, menjadi yang tertinggi di antara negara OECD lainnya.

8. Prancis

img

Jumlah prosedur yang dibutuhkan untuk memulai usaha: 5
Jumlah hari dibutuhkan untuk memulai usaha: 7
GDP 2010: US$ 2,6 triliun
Persentase penerimaan tenaga kerja di perusahaan dengan karyawan > 250 orang: 39,5%

Memulai wirausaha di Prancis membutuhkan biaya sekitar US$ 345, hampir lebih dari separuh di AS menurut Bank Dunia. Pada Januari 2009, pemerintah Prancis memulai oto-wirausaha, sebuah rencana yang bertujuan meningkatkan kewirausahaan dengan mengurangi pajak, berkas-berkas dan nilai sosial lebih bagi orang yang ingin mulai bisnis kecil-kecilan.

Menurut OECD, ada peningkatan 55,5% orang yang ingin merintis usaha di Prancis pada triwulan kedua 2009. Perancis memiliki total tingkat kesuksesan pinjaman 83,3% dan lebih dari 94% bisnis merupakan perusahaan mikro yang memiliki kurang dari 10 karyawan.

9. Portugal

img

Jumlah prosedur yang dibutuhkan untuk memulai usaha: 5
Jumlah hari dibutuhkan untuk memulai usaha: 5
GDP 2010: US$ 230,6 miliar
Persentase penerimaan tenaga kerja di perusahaan dengan karyawan > 250 orang: 20,9%

Di Portugal, hanya butuh beberapa hari dan beberapa langkah untuk mulai wirausaha. Namun sebagian besar warga Portugis berusia 18-64 tahun tidak percaya kesempatan berwirausaha yang baik itu eksis di negaranya. Kekhawatiran mereka mungkin beralasan.

Sepanjang 2005-2008, lebih banyak pengangguran baru dan perusahaan bangkrut daripada pertumbuhan start-up. Ditambah, pada 2007-2008, perusahaan yang gagal di Portugal jauh lebih banyak dibanding negara lain.

10. Chili

img

Jumlah prosedur yang dibutuhkan untuk memulai usaha: 7
Jumlah hari dibutuhkan untuk memulai usaha: 7
GDP 2010: US$ 203 miliar
Persentase penerimaan tenaga kerja di perusahaan dengan karyawan > 250 orang: –

Chili merupakan satu-satunya negara Amerika Selatan yang tergabung dalam OECD. Chile memiliki salah satu sistem yang paling longgar. Keseluruhan proses bisa diselesaikan dalam seminggu dan biaya yang dibutuhkan hanya US$ 8.618, terendah di antara semua negara OECD.

Sebanyak 73% warga Chile berusia 18-64 tahun percaya bahwa wirausaha merupakan pilihan karir yang baik. Total tingkat pajak di Chile adalah 25% atau yang terendah di antara negara OECD menurut Bank Dunia.

Leave a Reply