Bagaimana Jika Anda digugat?

Jika Anda digugat beberapa hal yang perlu Anda ketahui:

  1. Baca gugatan baik-baik. Apakah benar Anda yang digugat? Apakah identitas Anda dituliskan dengan benar? Siapa Penggugatnya? Apa kaitan Anda dengan perkara yang digugat itu? Apa posisi Anda dalam gugatan itu? Apakah Tergugat atau Turut Tergugat? Apa isi permohonan dalam gugatan? Berdasarkan hal-hal tersebut Anda dapat memutuskan bagaimana menghadapi sebuah gugatan.
  2. Jika Identitas keliru atau seharusnya bukan Anda yang digugat maka Anda dapat menyampaikan hal itu dalam “Jawaban”.
  3. Sebelum proses pemeriksaan perkara Pengadilan akan mengundang Anda untuk berunding atau melakukan Mediasi. Dalam proses mediasi ini Anda dapat menyampaikan hal-hal yang penting untuk upaya perdamaian atau menjelaskan posisi Anda pada Penggugat. Biasanya akan terjadi perundingan dan klarifikasi perkara dalam proses ini. Dalam proses ini juga terjadi “saling mengukur” kekuatan  posisi masing-masing, karenanya pertimbangkan baik-baik untuk membuat pengakuan atau mengajukan bukti. Walau semua halyang terjadi dalam mediasi tidak boleh dibawa ke dalam pemeriksaan persidangan namun kerap terjadi hal ini dilanggar dan dijadikan dalil untuk memperlemah posisi Anda. Amat baik jika bisa dilakukan perdamaian dalam proses ini. Jika terjadi perdamaian maka akan dibuat “Akta Perdamaian” /Dading oleh Pengadilan. Akta ini memiliki kekuatan hukum yang mengikat semua pihak.
  4. Dalam mengajukan “Jawaban” yang Anda sampaikan hanyalah hal-hal yang menyangkut teknis beracara di pengadilan.

Berikut contoh Jawaban untuk gugatan di bawah ini:

Contoh gugatan:

Kepada Yth.

Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan

Jl. Ampera Raya

Jakarta Selatan

Dengan hormat,

Saya yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama: Torinem

Alamat :  Jatipadang Utara no 7 Jakarta  Selatan

Pekerjaan: Direktur Jasa Keamanan PT. Waspada Security.

Untuk selanjutnya disebut sebagai Penggugat.

Dengan ini mengajukan gugatan kepada

Nama: Donny Mio

Alamat: Jati Murni no 8 Jakarta Selatan

Pekerjaan: Direktur PT. Aman Gesit Multisukses.

Untuk selanjutnya disebut sebagai Tergugat

Adapun alasan diajukannya gugatan ini adalah sebagai berikut:

Bahwa pada tanggal 1 Agustus 2005 Penggugat dan Tergugat telah sepakat untuk mengadakan perjanjian Kerjasama Jasa Pengamanan Supermarket Bata Jaya. (Bukti P1)

Bahwa dalam perjanjian disepakati bahwa pengamanan Supermarket Bata Jaya  pada pukul 06.00 WIB sampai dengan18.00 WIB adalah menjadi tanggung jawab Tergugat sedangkan pukul 18.00 WIB sampai dengan 06.00 WIB adalah tanggung jawab Penggugat.

Bahwa pada tanggal 13 September 2005 sekitar pukul 13.30 WIB terjadi pencurian motor di halaman Supermarket Bata Jaya. (Bukti P2)

Bahwa pada tanggal 30 April 2006 sekitar pukul 16.00 WIB terjadi pencurian motor di halaman Supermarket Bata Jaya. (Bukti P3).

Bahwa pada tanggal 17 Mei 2006 sekitar pukul 09.00 WIB terjadi pencurian motor di halaman Supermarket Bata Jaya. (Bukti P4).

Bahwa pada tanggal 23 Desember 2006 sekitar pukul 12.00 WIB terjadi pencurian motor di halaman Supermarket Bata Jaya (Bukti P5).

Bahwa sesuai pasal 8 Perjanjian Kerjasama Jasa Pengamanan Supermarket Bata Jaya maka pihak Tergugat berkewajiban  mengganti kerugian akibat segala kehilangan motor tersebut di atas yaitu senilai 4 motor X Rp 10.000.000 = Rp 40.000.000 (empat puluh juta rupiah).

Bahwa Penggugat telah meminta Tergugat untuk membayar ganti kerugian tersebut di atas baik secara lisan maupun tertulis (Bukti P6-P9).

Bahwa Tergugat tidak mau bertanggung jawab bahkan menghindar dan memberi janji-janji kosong termasuk cek kosong. (Bukti P10).

Bahwa akibat perbuatan Tergugat yang melalaikan kewajiban menjaga keamanan tersebut menyebabkan nama baik Penggugat sebagai perusahaan penyedia jasa keamanaan menjadi tercoreng.

Bahwa akibat hilangnya 4 motor di Supermarket Bata Jaya tersebut di atas pihak manajemen UD. Supermarket Bata Jaya memutuskan hubungan kerjasama dengan Penggugat.

Bahwa akibat pemutusan hubungan kerjasama itu Penggugat mengalami kerugian senilai Rp 425.000.000 (empat ratus dua puluh lima juta rupiah). (Bukti P11).

Bahwa akibat tercemarnya nama baik Penggugat maka Penggugat mengalami kerugian yang amat besar yang apabila dinilai dengan uang jumlahnya adalah Rp 500.000.000. (lima ratus juta rupiah). (bukti P12).

Bahwa Tergugat tidak mau meminta maaf bahkan mengirimkan surat ke perusahaan-perusahaan klien Penggugat yang isinya memutarbalikkan fakta  dan memfitnah Penggugat seolah kehilangan 4 motor tersebut adalah akibat kelalaian Penggugat.

Permohonan

Bahwa berdasarkan uraian di atas maka Penggugat mengajukan permohonan agar Majelis Hakim yang terhormat memutuskan sebagai berikut:

PRIMAIR:

1.Mengabulkan gugatan penggugat seluruhnya

2.Menghukum Tergugat membayar ganti kerugian akibat kehilangan 4 motor tersebut di atas sejumlah Rp 40.000.000 (empat puluh juta rupiah);

3.Menghukum Tergugat membayar ganti kerugian akibat pemutusan hugungan kerjasama antara Penggugat dengan UD. Supermarket Bata Jaya sejumlah Rp 425.000.000 (empat ratus dua puluh lima juta rupiah).

4.Menghukum Tergugat membayar ganti kerugian akibat tercemarnya nama baik Penggugat denganuang senilai Rp 500.000.000 (lima ratus juta rupiah).

5.Menghukum tergugat untuk membuat permintaan maaf kepada Penggugat di 4 media massa nasional.

6.Bahwa agar gugatan ini tidak menjadi sia-sia maka Penggugat mohon agar Majelis Hakim meletakkan sita jaminan atas bangunan dan tanah milik Tergugat di Jl. Raya Ragunan nomor 390.

7.Menghukum Tergugat dengan uang paksa Rp 100.000 setiap harinya atas keterlambatan menjalankan putusan Pengadilan.

Sekunder:

Apabila Majelis Hakim berpendapat lain mohon putusan yang seadil-adilnya. Terima kasih.

Jakarta, 30 Maret 2009

Hormat saya,

Penggugat,

(tanda tangan di atas meterai Rp 6000)

Torinem

===============================================================

JAWABAN

Dalam perkara perdata nomor 103/G/Pdt/PN. Jkt.Sel

Antara:

Penggugat……………………………… …………………………………………………….Torinem

Lawan

Tergugat ………………………………………………………………………………….. Donny Mio

Kepada Yth.

Majelis Hakim

Perkara Perdata nomor 103/G/Pdt/PN. Jkt.Sel

Di tempat

Saya yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama: Donny Mio

Alamat: Jl. Jatibarang 279 Rawamangun Jakarta Timur

Pekerjaan: Karyawan

Untuk selanjutnya disebut sebagai Tergugat.

Setelah membaca gugatan dalam perkara nomor 103/G/Pdt/PN. Jkt.Sel yang diajukan oleh Penggugat tersebut di atas maka saya mengajukan Jawaban sebagai berikut:

1.Bahwa gugatan tersebut salah alamat. Tergugat sudah tidak tinggal di Jati Murni no 8 Jakarta Selatan sejak 1 Januari 2009. Bahwa sejak tanggal 1 Januari 2009 Tergugat tinggal di wilayah Pengadilan Negeri Jakarta Timur. Karenanya Pengadilan Negeri Jakarta Selatan tidak berwenang mengadili perkara ini. (Bukti T1)

2.Bahwa sejak tanggal 1 Januari 2007 Tergugat telah mengundurkan diri dari PT. Aman Gesit Multisukses sehingga gugatan ini salah pihak. (Bukti T2).

Bahwa berdasarkan kedua hal tersebut di atas maka kami mohon agar Majelis Hakim menolak gugatan Penggugat seluruhnya.

Demikian Jawaban ini kami sampaikan.

Jakarta 5 April 2009

Hormat kami,

Tergugat

(tanda tangan)

Donny Mio

===============================================================

Surat Jawaban Anda harus diserahkan dalam persidangan. Jika ada kesepakatan dengan pihak Penggugat penyerahan surat Jawaban bisa dilakukan di ruang hakim, namun dihadiri lengkap oleh hakim, panitera, Penggugat (kuasanya) dan Tergugat.  Jangan hanya menitipkan pada Penggugat atau Panitera. Semua proses penyerahan berkas harus dilakukan sesuai prosedur.

Surat Jawaban harus dibuat salinan. Yang asli untuk Majelis Hakim dan copy untuk Penggugat dan pihak-pihak lain yang turut digugat. Jadi buat copy Jawaban sesuai dengan jumlah pihak yang harus menerima Jawaban Anda.

Tahapan berikutnya adalah Replik.

Replik adalah tanggapan Penggugat atas Jawaban Anda. Dalam persidangan ini Anda hanya bersifat pasif menunggu Penggugat memberikan Replik untuk menanggapi Jawaban Anda. Biasanya tempo waktu tunggu 1 minggu, namun bisa mundur menjadi 2 minggu atau lebih tergantung pada kesiapan Penggugat dan kehadiran para pihak.

Berikut contoh Replik:

Replik

Dalam perkara perdata nomor 103/G/Pdt/PN. Jkt.Sel

Antara:

Penggugat……………………………… …………………………………………………….Torinem

Lawan

Tergugat ………………………………………………………………………………….. Donny Mio

Kepada Yth.

Majelis Hakim

Perkara Perdata nomor 103/G/Pdt/PN. Jkt.Sel

Di tempat

Dengan hormat,

Setelah membaca Jawaban pihak Tergugat berikut adalah Replik kami:

1.Bahwa Pengadilan Negeri Jakarta Selatan berwenang mengadili perkara ini.

Bahwa berdasarkan Anggaran Dasar PT. Aman Gesit Multisukses sampai saat ini domisili hukum PT. Aman Gesit Multisukses adalah di Jl. Jati Murni nomor 8 Jakarta Selatan. (Bukti P13).

Bahwa sampai gugatan ini diajukan tidak ada perubahan Anggaran Dasar PT. Aman Gesit Multisukses.

2.Bahwa dalam Anggaran Dasar PT. Aman Gesit Multisukses  Tergugat sampai saat ini masih berkedudukan sebagai Direktur PT. Aman Gesit Multisukses.

Dengan demikian secara hukum Tergugat harus bertanggung jawab penuh atas segala tindakan hukum dari PT. Aman Gesit Multisukses.

Bahwa pernyataan Tergugat telah mengundurkan diri dari PT. Aman Gesit Multisukses harus dikesampingkan.

Demikian replik ini kami sampaikan. Terima kasih.

Jakarta, 12 April 2009

Hormat kami,

Penggugat

(Tanda tangan)

Torinem

==========================================================

Anda berhak menanggapi replik ini dengan Duplik.

Duplik adalah tanggapan Tergugat atas Replik dari Penggugat. Biasanya Majelis Hakim akan memberi waktu sekitar 1 minggu (Anda bisa memohon waktu lebih panjang).

Berikut contoh Duplik:

Duplik

Dalam perkara perdata nomor 103/G/Pdt/PN. Jkt.Sel

Antara:

Penggugat……………………………… …………………………………………………….Torinem

Lawan

Tergugat ………………………………………………………………………………….. Donny Mio

Kepada Yth.

Majelis Hakim

Perkara Perdata nomor 103/G/Pdt/PN. Jkt.Sel

Di tempat

Dengan hormat,

Berikut adalah Duplik kami menanggapi replik dari Penggugat sebagai berikut:

1.Bahwa Tergugat menolak semua dalil dari Penggugat kecuali yang diakui secara tegas oleh Tergugat.

2.Bahwa dalam faktanya PT. Aman Gesit Multisukses telah mengangkat direktur yang baru yaitu Bapak Ali Mujono sejak tanggal 12 April 2006. (Bukti T3)

3.Bahwa dengan demikian gugatan Penggugat telah salah sasaran, seharusnya yang digugat adalah Bapak Ali Mujoni, bukan Tergugat.

Demikian duplik ini kami sampaikan. Mohon menjadi pertimbangan Majelis Hakim.

Jakarta, 19 April 2009

Hormat kami,

Tergugat

(tanda tangan)

Donny Mio

===========================================================

Setelah proses ini Majelis Hakim akan menjatuhkan Putusan Sela untuk memutuskan hal  tersebut di atas.

Adakalanya Majelis Hakim tidak menjatuhkan Putusan Sela namun langsung memeriksa pokok perkara. Jika demikian tahapan yang diputuskan oleh Majelis Hakim, maka langkah yang harus Anda persiapkan adalah menyiapkan saksi dan bukti.

Saksi adalah orang yang melihat, mendengar atau mengalami sendiri perkara. Ada juga saksi ahli, yaitu seorang ahli yang diminta memberikan keterangan berdasarkan keahliannya. Misalkan ahli bahasa, ahli hukum pertanahan, dokter forensik dan sebagainya. Tergantung jenis perkara yang diperiksa. Saksi ahli diminta kehadirannya berdasarkan permohonan pihak yang berperkara. Jika Anda mempergunakan jasa ahli maka Anda dapat bernegosiasi dulu dengan ahli tersebut tentang biaya bersaksi sebagai ahli. Angkanya bisa fariatif sekali, tergantung kesepakatan dan jenis keahlian yang bersangkutan. Pada umumnya berkisar antara Rp 10-30 juta rupiah. Namun semakin langka ahli di bidang itu maka biaya mungkin akan semakin mahal.

Orang yang bisa dikategorikan sebagai ahli biasanya bersertifikat/ijasah. Misal: sertifikat sebagai psikolog ijasah strata pendidikan tinggi. Bisa juga berdasarkan curiculum vitae tentang pengalaman di bidang yang diperiksa.

Bukti surat terkuat berupa akta otentik misal: Sertifikat Hak Milik atas Satuan Rumah Susun (SHMSRS), ijasah, akta notaris dan sebagainya. Akta otentik adalah akta yang dikeluarkan oleh Negara atau lembaga Negara.

Bukti surat lain misalnya adalah surat perjanjian di bawah tangan antara para pihak, surat pernyataan, brosur, dan sebagainya.

Bukti bukti pendukung misalnya foto, barang bukti dan sebagainya.

Pemeriksaan diawali dengan pemeriksaan bukti surat dari Penggugat, dilanjutkan bukti surat dari Tergugat, pemeriksaan saksi Penggugat dan saksi Tergugat.

Usai pemeriksaan bukti-bukti tersebut baik Penggugat maupun Tergugat diberi kesempatan mengajukan “Kesimpulan”. Anda tidak punya kewajiban menyerahkan Kesimpulan pada pihak Penggugat, demikian juga sebaliknya.

Berdasarkan semua dokumen hukum dan pemeriksaan di persidangan tersebut di atas Majelis Hakim akan memutuskan perkara.

Berikut contoh Kesimpulan baik dari Penggugat atau Tergugat:

Contoh Kesimpulan Penggugat:

Kesimpulan

Dalam perkara perdata nomor 103/G/Pdt/PN. Jkt.Sel

Antara:

Penggugat……………………………… …………………………………………………….Torinem

Lawan

Tergugat ………………………………………………………………………………….. Donny Mio

Kepada Yth.

Majelis Hakim

Perkara Perdata nomor 103/G/Pdt/PN. Jkt.Sel

Di tempat

Dengan hormat,

Setelah selesai proses pemeriksaan perkara ini maka kami mengajukan kesimpulan kami sebagai berikut:

Bahwa Penggugat menolak semua dalil yang dinyatakan oleh Tergugat kecuali yang secara tegas diakui satu persatu oleh Penggugat.

Bahwa telah terbukti bahwa pada tanggal 1 Agustus 2005 Penggugat dan Tergugat telah sepakat untuk mengadakan perjanjian Kerjasama Jasa Pengamanan Supermarket Bata Jaya. (Bukti P1)

Bahwa telah terbukti dan diakui Tergugat bahwa dalam perjanjian disepakati bahwa pengamanan Supermarket Bata Jaya  pada pukul 06.00 WIB sampai dengan18.00 WIB adalah menjadi tanggung jawab Tergugat sedangkan pukul 18.00 WIB sampai dengan 06.00 WIB adalah tanggung jawab Penggugat. (bukti saksi Sholeh)

Bahwa masalah uang lembur adalah masalah internal perusahaan Tergugat dengan para pegawai Tergugat sendiri.

Bahwa telah terbukti Tergugat melakukan kelalaian yang berakibat pada tanggal 13 September 2005 sekitar pukul 13.30 WIB terjadi pencurian motor di halaman Supermarket Bata Jaya. Bahwa alasan  Tergugat lalai karena Penggugat mengadakan syukuran atas pembelian ruko baru amat mengada-ada. Penggugat dalam hal ini tidak mengundang Tergugat bersama seluruh pegawai atau keluarga Tergugat, dan undangan tersebut bukan paksaan. (Bukti P2)

Bahwa telah terbukti bahwa Tergugat melalaikan kewajibannya pada tanggal 30 April 2006 sekitar pukul 16.00 WIB yang berakibat terjadi pencurian motor di halaman Supermarket Bata Jaya. Bahwa alasan Tergugat karena sekretaris Penggugat yang menyebabkan para pegawai Tergugat tidak dapat menjaga keamanan tidak masuk akal. Sesuai kesepakatan bahwa satpam yang berjaga di siang hari adalah 6 orang, sedangkan satpam yang diajak bicara oleh sekretaris Penggugat hanya 1 orang. Pembicaraan itu pun dilakukan pada pukul 15.20 sampai sekitar pukul 15.40 WIB. Pukul 16.00 WIB terbukti sekretaris Penggugat sedang berbelanja di supermarket sesuai dengan bukti struk belanja. (Bukti P3).

Bahwa telah terbukti Tergugat melakukan kelalaian yang berakibat pada tanggal 17 Mei 2006 sekitar pukul 09.00 WIB terjadi pencurian motor di halaman Supermarket Bata Jaya. Bahwa hal ini dibantah oleh Penggugat. Pegawai supermarket yang membantu penurunan sembako ada 4 orang, suatu jumlah yang lebih dari cukup. (Bukti P4).

Bahwa telah terbukti Tergugat melakukan kelalaian yang berakibat pada tanggal 23 Desember 2006 sekitar pukul 12.00 WIB terjadi pencurian motor di halaman Supermarket Bata Jaya. Bahwa alasan perbaikan pagar bukan alsan yang relevan dalam perkara hilangnya motor karena Tergugat seharusnya menjaga daerahyang rawan. (Bukti P5).

Bahwa telah terbukti dan diakui oleh Tergugat bahwa sesuai pasal 8 Perjanjian Kerjasama Jasa Pengamanan Supermarket Bata Jaya maka pihak Tergugat berkewajiban  mengganti kerugian akibat segala kehilangan motor tersebut di atas yaitu senilai 4 motor X Rp 10.000.000 = Rp 40.000.000 (empat puluh juta rupiah).

Bahwa telah terbukti Penggugat telah meminta Tergugat untuk membayar ganti kerugian tersebut di atas baik secara lisan maupun tertulis (Bukti P6-P9).

Bahwa telah terbukti Tergugat tidak mau bertanggung jawab bahkan menghindar dan memberi janji-janji kosong termasuk cek kosong. (Bukti P10).

Bahwa berdasarkan keterangan saksi Budi Halim dan berita di Harian Umum Warta Jakarta Selatan akibat perbuatan Tergugat yang melalaikan kewajiban menjaga keamanan tersebut menyebabkan nama baik Penggugat sebagai perusahaan penyedia jasa keamanaan menjadi tercoreng.

Bahwa telah terbukti akibat hilangnya 4 motor di Supermarket Bata Jaya tersebut di atas pihak manajemen UD. Supermarket Bata Jaya memutuskan hubungan kerjasama dengan Penggugat. (Bukti P 15)

Bahwa telah terbukti akibat pemutusan hubungan kerjasama itu Penggugat mengalami kerugian senilai Rp 425.000.000 (empat ratus dua puluh lima juta rupiah). (Bukti P11).

Bahwa akibat tercemarnya nama baik Penggugat maka Penggugat mengalami kerugian yang amat besar yang apabila dinilai dengan uang jumlahnya adalah Rp 500.000.000. (lima ratus juta rupiah). (bukti P12).

Bahwa terbukti Tergugat tidak beritikad baik dengan tindakan Tergugat tidak mau meminta maaf bahkan mengirimkan surat ke perusahaan-perusahaan klien Penggugat yang isinya memutarbalikkan fakta  dan memfitnah Penggugat seolah kehilangan 4 motor tersebut adalah akibat kelalaian Penggugat. (Bukti P16)

Permohonan

Bahwa berdasarkan uraian di atas maka Penggugat mengajukan permohonan agar Majelis Hakim yang terhormat memutuskan sebagai berikut:

PRIMAIR:

8.Mengabulkan gugatan penggugat seluruhnya

9.Menghukum Tergugat membayar ganti kerugian akibat kehilangan 4 motor tersebut di atas sejumlah Rp 40.000.000 (empat puluh juta rupiah);

10.Menghukum Tergugat membayar ganti kerugian akibat pemutusan hugungan kerjasama antara Penggugat dengan UD. Supermarket Bata Jaya sejumlah Rp 425.000.000 (empat ratus dua puluh lima juta rupiah).

11.Menghukum Tergugat membayar ganti kerugian akibat tercemarnya nama baik Penggugat denganuang senilai Rp 500.000.000 (lima ratus juta rupiah).

12.Menghukum tergugat untuk membuat permintaan maaf kepada Penggugat di 4 media massa nasional.

13.Bahwa agar gugatan ini tidak menjadi sia-sia maka Penggugat mohon agar Majelis Hakim meletakkan sita jaminan atas bangunan dan tanah milik Tergugat di Jl. Raya Ragunan nomor 390.

14.Menghukum Tergugat dengan uang paksa Rp 100.000 setiap harinya atas keterlambatan menjalankan putusan Pengadilan.

Sekunder:

Apabila Majelis Hakim berpendapat lain mohon putusan yang seadil-adilnya. Terima kasih.

Jakarta, 30 Mei 2009

Hormat saya,

Penggugat,

(tanda tangan)

Torinem

========================================================

Contoh Kesimpulan Tergugat

Kesimpulan

Dalam perkara perdata nomor 103/G/Pdt/PN. Jkt.Sel

Antara:

Penggugat……………………………… …………………………………………………….Torinem

Lawan

Tergugat ………………………………………………………………………………….. Donny Mio

Kepada Yth.

Majelis Hakim

Perkara Perdata nomor 103/G/Pdt/PN. Jkt.Sel

Di tempat

Dengan hormat,

Setelah selesai proses pemeriksaan perkara ini maka Tergugat mengajukan kesimpulan Tergugat sebagai berikut:

Bahwa Tergugat menolak semua dalil yang dinyatakan oleh Penggugat kecuali yang secara tegas dinyatakan oleh Tergugat.

Bahwa benar pada tanggal 1 Agustus 2005 Penggugat dan Tergugat telah sepakat untuk mengadakan perjanjian Kerjasama Jasa Pengamanan Supermarket Bata Jaya.

Bahwa benar dalam perjanjian disepakati bahwa pengamanan Supermarket Bata Jaya  pada pukul 06.00 WIB sampai dengan18.00 WIB adalah menjadi tanggung jawab Tergugat sedangkan pukul 18.00 WIB sampai dengan 06.00 WIB adalah tanggung jawab Penggugat. Namun kerap kali Tergugat harus berjaga sampai larut malam, sesuai bukti saksi Abdullah yang menyatakan:”Sering satpam dari PT Aman jaga supermarket sampai jam 9 malam”.

Bahwa pengamanan di luar waktu yang disepakati Tergugat tidak pernah meminta uang lembur yang menjadi hak Tergugat dari Penggugat. Hal ini membuktikan bahwa Tergugat berdedikasi dan beritikad baik dalam bekerja. Jika dinilai dengan uang diperkirakan sejumlah Rp 500.000 X 100 hari lembur = Rp 50.000.000 (lima puluh juta rupiah)

Bahwa benar pada tanggal 13 September 2005 sekitar pukul 13.30 WIB terjadi pencurian motor di halaman Supermarket Bata Jaya. Namun kehilangan motor itu tidak lepas dari peran Penggugat yang mengundang Tergugat untuk hadir dalam acara syukuran pembelian ruko baru Penggugat di Jl. Raya Ragunan 299 sehingga Tergugat tidak bisa berjaga di Supermarket Bata Jaya. Hal ini sesuai dengan kesaksian dari Abdullah:” Semua satpam diajak juga ikut sukuran di ruko barunya PT. Waspada”.

Bahwa benar pada tanggal 30 April 2006 sekitar pukul 16.00 WIB terjadi pencurian motor di halaman Supermarket Bata Jaya namun hal ini pun tidak lepas dari peran dan tanggung jawab Penggugat karena telah mengirim sekretaris Penggugat datang dan mengajak para satpam Tergugat untuk mengobrol sehingga kurang waspada. Para satpam Tergugat terpaksa melayani sekretaris Penggugat berbicara panjang lebar karena menghormati Penggugat. Hal ini sesuai dengan kesaksian dari Juari;”Sore itu sekretarisnya Bu Torinem datang ke pos sekuriti, ngajak satpam ngobrol panjang lebar soal harga BBM, ya namanya kita ikut orang mesti hormat ya terpaksa kita dengerin dia ngomong”.

Bahwa benar pada tanggal 17 Mei 2006 sekitar pukul 09.00 WIB terjadi pencurian motor di halaman Supermarket Bata Jaya, namun hal ini pun tidak lepas dari peranan Penggugat yang mengirim barang dan membagikan sembako ke pegawai supermarket dan para satpam Tergugat. Sopir Penggugat telah memerintahkan para satpam Tergugat untuk ikut membantu membagikan sembako sehingga tidak dapat menjalankan tugas pengamanan lingkungan. Hal ini sesuai dengan keterangan saksi Denok,”saya lihat Pak Juni nyuruh satpam ikut bantu nurunin barang sembako”.

Bahwa benar tanggal 23 Desember 2006 sekitar pukul 12.00 WIB terjadi pencurian motor di halaman Supermarket Bata Jaya, namun lagi-lagi hal ini pun tidak lepas dari peranan Penggugat sendiri. Tergugat telah mengingatkan Penggugat untuk memperbaiki pagar belakang supermarket namun tidak dilakukan oleh Penggugat.

Bahwa benar sesuai pasal 8 Perjanjian Kerjasama Jasa Pengamanan Supermarket Bata Jaya bahwa jika terjadi kehilangan barang maka pihak jasa keamanan berkewajiban  mengganti kerugian akibat segala kehilangan motor tersebut di atas yaitu senilai 4 motor X Rp 10.000.000 = Rp 40.000.000 (empat puluh juta rupiah). Namun tergugat keberatan jika kerugian itu harus ditimpakan pada tergugat karena dalam perjanjian itu disebutkan bahwa pihak jasa keamanan adalah Penggugat, bukan Tergugat. Apalagi dalam setiap peristiwa kehilangan motor itu selalu ada peran dari pihak Penggugat yang mengkondisikan  agar Tergugat tidak bisa menjalankan kewajiban dengan baik.

Bahwa Tergugat bukan menghindar tidak mau membayar ganti kerugian kehilangan motor, namun kerugian itu bukan akibat dari kelalaian Tergugat. Dengan demikian tidak tepat jika Tergugat yang harus membayar uang tersebut pada UD. Supermarket Bata Jaya. Hal itu adalah kewajiban Penggugat sendiri.

Bahwa berita di Harian Umum Warta Jakarta bukan karena wawancara dengan Tergugat dan justru malahan menyebabkan nama baik Tergugat yang menjadi tercoreng dan Tergugat merasa amat dirugikan.

Bahwa UD. Supermarket Bata Jaya memutuskan hubungan kerjasama dengan Penggugat bukanmenjadi tanggung jawab Tergugat, karena terbukti pula Penggugat juga memakai jasa keamanan lain untuk berjaga di malam hari sejak jam 18.00 WIB sampai dengan 06.00 WIB.

Bahwa akibat tercemarnya nama baik Tergugat maka Tergugat merasa amat dirugikan dan tidak senang, hal ini menyebabkan kerugian yang amat besar yang apabila dinilai dengan uang jumlahnya adalah Rp 2.000.000.000. (dua milyar rupiah).

Permohonan

Bahwa berdasarkan uraian di atas maka Tergugat mengajukan permohonan agar Majelis Hakim yang terhormat memutuskan sebagai berikut:

PRIMAIR:

1.Menolak gugatan penggugat seluruhnya

2.Menghukum Penggugat membayar uang lembur sejumlah Rp 50.000.000 (lima puluh juta rupiah);

3.Menghukum Penggugat membayar ganti kerugian akibat tercemarnya nama baik Tergugat dengan uang senilai Rp 2.000.000.000 (dua milyar rupiah).

4.Menolak peletakan sita jaminan atas bangunan dan tanah milik Tergugat di Jl. Raya Ragunan nomor 390.

5.Menghukum Tergugat dengan uang paksa Rp 200.000 setiap harinya atas keterlambatan menjalankan putusan Pengadilan.

Sekunder:

Apabila Majelis Hakim berpendapat lain mohon putusan yang seadil-adilnya. Terima kasih.

Jakarta, 30 Mei 2009

Hormat saya,

Tergugat,

(tanda tangan)

Donny Mio

Leave a Reply