PPnBM Berlaku, Harga Ponsel Lebih Mahal 30 Persen

http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2014/04/10/1710077/PPnBM.Berlaku.Harga.Ponsel.Lebih.Mahal.30.Persen

 

PPnBM Berlaku, Harga Ponsel Lebih Mahal 30 Persen

Kamis, 10 April 2014 | 17:10 WIB
Icha Rastika/Kompas.comPabrik perakitan ponsel Smartfren Andromax di China.
JAKARTA, KOMPAS.com – Konsumen telepon seluler (ponsel) di Indonesia dipastikan akan menanggung beban dari rencana pemerintah mengenakan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) sebesar 20 persen.

“Tidak ada cara lain, otomatis dengan kondisi sekarang, harga harus naik,” kata Lee Kang Hyun, Wakil Ketua Asosiasi Ponsel Seluruh Indonesia (APSI), di Jakarta, Kamis (10/4/2014).

Lee mengatakan, rencana pemerintah mengenakan 20 persen PPnBM untuk seluruh ponsel tidak hanya akan memberatkan industri ponsel, namun juga konsumen. Para produsen otomatis akan mengalihkan beban produksi tambahan kepada konsumen.

Lee juga menyayangkan, ternyata bukan hanya ponsel impor saja yang bakal dikenakan PPnBM. Impor lokal pun juga bakal kena. Padahal, untuk memproduksi ponsel di dalam negeri, bahan baku dan komponennya juga sudah dikenai bea masuk sebesar 5 hingga 15 persen.

Sayangnya, saat ini belum ada produsen komponen yang handal di Indonesia. Lee mengatakan, mungkin hanya ada 3 atau 4 perusahaan, dan itu pun merupakan assembling.

Dengan kondisi seperti itu, sebutnya, praktis harga jual akan terkerek lebih dari 30 persen. “Kenapa pemerintah enggak membicarakan ini dulu dengan asosiasi dan konsumen,” ucap Lee.


Penulis : Estu Suryowati
Editor : Erlangga Djumena

Leave a Reply