Mengapa pilih Ahok ?

  1. Ahok berani ambil sikap tidak populer yaitu melakukan pemindahan penduduk yang tidak sesuai peruntukannya demi kepentingan umum yang lebih besar/banyak. Bahkan menjelang pilkada Ahok masih berani melakukan pemindahan penduduk di Bukit Duri.
  2. Ahok BUKAN menggusur, tapi melakukan pemindahan, dengan menyediakan tempat yang lebih layak huni, busway gratis, pendidikan gratis, bahkan perabotan seperti TV, Lemari Es & Tempat tidur gratis. Dari sejak merdeka belum ada Kepala Daerah yang melakukan seperti yang dilakukan P. Jokowi & P. Ahok ini.
  3. Jakarta terlalu komplex untuk dipimpin oleh orang yang santun, bisa-bisa project pelebaran kali Ciliwiung molor karena negosiasi terlalu banyak dan tidak ada hasil, sehingga gubernur berhenti, project berhenti.
  4. Ahok bukan pembela pengembang, dan Ahok minta kontribusi dari developer/pengembang untuk kepentingan masyarakat, karena pengembang sudah memberi kontribusi, maka Ahok harus COMMITMENT untuk membela kepentingan pengembang yang telah memberi kontribusi. Kalau kepala daerah tidak commitment, lain kali mana mau pengembang memberikan kontribusi lagi
  5. Ahok juga manusia, masih banyak urusan yang memang belum beres seperti JPO yang ambruk, tapi respond-nya tuh yang mantap.
  6. Coba complain apa yang tidak beres di daerahmu via QLUE, dijamin 1-2 hari sudah beres.
  7. KTP Gratis, KK Gratis, Akte Lahir, dll gratis, “Mana ada yang gratis di Jakarta ? kencing aja bayar”. Pameo ini tidak berlaku lagi semenjak Ahok jadi gubernur, karena semua jadi gratis, bahkan ijin domisili, ijin-ijin perusahaan yang biasanya bayar mahal juga gratis.
  8. Ahok tidak mengijinkan sembelih hewan di tempat umum waktu Idul Adha, karena tidak steril, bisa menyebabkan penyakit & tidak baik utk psikologis anak-anak. Untuk itu , Ahok menyiapkan tempat pemotongan hewan di sepenjuru Jakarta sehingga tahun depan bisa dilakukan di tempat yang seharusnya.
  9. Banyak isu-isu tentang Agama diplintir tanpa memberitakan kebenaran dibaliknya secara lengkap oleh musuh-musuh Ahok, jadi kalau mendengar isu-isu agama, coba search google dan baca beritanya yang lengkap dari sumber yang terpercaya bukan dari media-media yang sudah diplintir untuk memusuhi Ahok.