10 BUMN Penyetor Dividen Terbanyak di 2013

Feby Dwi Sutianto – detikfinance
Kamis, 27/09/2012 07:40 WIB

1. PT Pertamina (Persero)

img

Pertamina pada tahun anggaran 2013 harus menyetorkan dividen sebesar Rp 9,4 triliun ke kas negara atau naik dari setoran dividen tahun lalu sebesar Rp 7,4 triliun. Namun target setoran Pertamina diperkirakan hanya terpenuhi Rp 8 triliun karena aktivitas yang tidak bisa diprediksi dari anak perusahaan dan juga akibat pengaruh fluktuasi harga minyak dunia.

 

2. PT PLN (Persero)

img

PLN pada tahun anggaran 2013 harus menyetorkan dividen sebesar Rp 4,37 triliun ke kas negara. Namun target setoran PLN ke kas negara diperkirakan hanya tercapai Rp 2,9 triliun karena merosotnya laba PLN di semester I tahun 2012 sebesar Rp 30 miliar serta sulitnya mencapai target laba hingga akhir tahun yang senilai Rp 12 triliun (diperkirakan hanya tercapai Rp 5,8 triliun).

 

3. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI)

img

BRI pada tahun anggaran 2013 harus menyetorkan dividen sebesar Rp 2,46 triliun ke kas negara. Namun target setoran ini bisa diturunkan lagi untuk menjaga rasio kecukupan modal (CAR) serta memberikan prioritas pendanaan terhadap proyek infrastruktur strategis nasional sehingga target setoran dividen bisa ditekan menjadi Rp 1,96 triliun atau 20 persen dari RKAP.

 

4. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM)

img

Telkom pada tahun anggaran 2013 harus menyetorkan dividen sebesar Rp 2,31 triliun ke kas negara atau sebesar 35 persen dari RKAP tahun 2013.

 

5. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI)

img

Bank Mandiri pada tahun anggaran 2013 harus menyetorkan dividen sebesar Rp 2,11 triliun ke kas negara. Namun target setoran ini bisa diturunkan untuk menjaga rasio kecukupan modal (CAR) serta memberikan prioritas pendanaan terhadap infrastruktur strategis nasional sehingga target setoran dividen bisa ditekan menjadi Rp 1,68 triliun.

 

6. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN)

img

PGN pada tahun anggaran 2013 harus menyetorkan dividen sebesar Rp 1,36 triliun ke kas negara. Target ini bisa dinaikkan hingga 50 persen dari RKAP seiring meroketnya harga jual gas menjadi Rp 1,94 triliun. Tetapi tetap harus mempertimbangkan rencana investasi perseroan ke depan.

 

7. PT Pupuk Indonesia Holding Company (PHIC) (Pesero)

img

PHIC atau dulunya PT Pupuk Sriwijaya pada tahun anggaran 2013 harus menyetorkan dividen sebesar Rp 1,10 triliun ke kas negara atau sebesar 30 persen dari RKAP tahun 2013.

 

8. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI)

img

BNI pada tahun anggaran 2013 harus menyetorkan dividen sebesar Rp 1 triliun ke kas negara. Namun target setoran ini bisa diturunkan untuk menjaga rasio kecupan modal (CAR) serta memberikan prioritas pendanaan terhadap infrastruktur strategis nasional sehingga target setoran dividen bisa ditekan menjadi Rp 803,97 miliar.

 

9. PT Semen Gresik Tbk (SMGR)

img

Semen Gresik pada tahun anggaran 2013 harus menyetorkan dividen sebesar Rp 704,11 miliar ke kas negara atau sebesar 30 persen dari RKAP tahun 2013

 

10. PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA)

img

PTBA pada tahun anggaran 2013 harus menyetorkan  dividen sebesar Rp 692,21 miliar ke kas negara. Target ini bisa dinaikkan hingga 40 persen dari RKAP menjadi Rp 922,94 miliar. Namun perlu juga diperhatikan potensi penurunan pendapatan akibat penerapan UU minerba dan rencana investasi perseroan.

Leave a Reply