Lectio Divina (“Divine Reading”)

Lectio Divina adalah sebuah metode berdoa dan pembacaan Alkitab klasik yang bertujuan untuk membangun keintiman dengan Allah melalui perjumpaan rohani dengan Allah melalui doa dan Firman-Nya. Disebut klasik karena prinsip-prinsip metode ini sudah dikemukakan di sekitar tahun 220 M dan dipraktekan biasanya oleh para biarawan/wati, khususnya di dalam aturan biara-biara seperti St. Pachomius, Benedict, Agustinus, dan Basil.

Lectio ini memiliki 4 (empat) bagian penting : lectio (membaca) – meditatio (merenungkan) – oratio (berdoa) – contemplatio (mendengarkan). Beberapa langkah praktis untuk melakukan lectio secara individual adalah sebagai berikut :

 

Persiapan

Sebelum memasuki ke empat langkah tersebut, Anda perlu mempersiapkan diri dengan mencari tempat yang tenang dan posisi duduk nyaman. Jauhkan diri Anda dari distraksi-distraksi (pengalihan perhatian) atau bunyi-bunyi yang dapat mengganggu konsentrasi Anda. Mengambil beberapa nafas panjang membantu Anda untuk berelaksasi. Bahkan menyanyikan satu lagu pujian sering membantu kita untuk berkonsentrasi mengarahkan hati kepada Tuhan. Setelah Anda siap, awalilah Lectio ini dengan senantiasa berdoa meminta pimpinan Tuhan. Pilihlah bagian Alkitab yang cukup singkat (tidak lebih dari 10 ayat) yang hendak Anda renungkan, membaca runtut sebuah kitab juga bisa dilakukan.

 

Pembacaan Pertama

Bacalah teks Alkitab yang Anda pilih dengan penuh perhatian dan perlahan-lahan. Refleksikan apa yang Anda baca dalam waktu hening selama 1 menit. Perhatikan frase atau kata yang menarik perhatian Anda.

 

Pembacaan Kedua

Bacalah teks Alkitab sekali lagi dengan penuh perhatian dan perlahan-lahan. Renungkan dan hayati frase atau kata tersebut di atas dalam waktu hening selama 3-5 menit. Dalam bagian ini Anda bertanya : Apa yang dikatakan Tuhan kepadaku secara pribadi melalui teks ini? Mengapa Tuhan  memberi teks ini kepada saya saat ini?

 

Pembacaan Ketiga

Bacalah teks Alkitab sekali lagi dengan penuh perhatian dan perlahan-lahan. Renungkan dan hayati frase atau kata tersebut di atas dalam waktu hening selama 3-5 menit. Dalam bagian ini Anda bertanya : Bagian mana dalam hidup kita yang Allah kehendaki untuk kita ubah? Apa yang Allah kehendaki untuk kita lakukan?

 

Sebagai penutup, gunakan beberapa waktu untuk mengucap syukur atas hal-hal yang Tuhan berikan melalui Firman-Nya lewat perenungan hari ini dan atas segala karunia dan kebaikan yang Tuhan sudah berikan. Berdoalah juga untuk pertolongan Tuhan agar kita bisa menjalankan kehendak Tuhan di sepanjang hari.

Leave a Reply