Restoran di San Francisco

Penggemar makanan seperti saya akan selalu memburu sajian kuliner di setiap tempat yang dikunjungi. Jadi itulah yang saya lakukan ketika mengunjungi San Francisco beberapa waktu lalu. Meski makanan Amerika Serikat tidak seterkenal makanan negeri-negeri Asia, ada beberapa tempat dan makanan yang layak jadi sorotan di kota berkabut San Francisco.

Clam chowder dan sourdough

“Clam chowder” pada dasarnya adalah sup kental berkaldu yang berisikan kerang, lengkap dengan kentang dan bawang putih. Seledri dan wortel juga bercampur di dalamnya, dan daun peterseli berada di atas. Sup ini dikonsumsi bersama roti “sourdough” — khas San Francisco yang rasanya sedikit asam. Clam chowder dapat ditemukan di banyak tempat di kota ini.


Clam chowder. Foto: Thinkstock

Kios makanan di Fisherman’s Wharf

Jika Anda suka makanan jalanan, datanglah ke Fisherman’s Wharf dan temukan kios-kios kecil yang menjual beragam makanan seperti “fish and chips”, roti isi, hot dog dan clam chowder. Jika Anda lebih ingin makan sembari duduk di restoran, di sekitarnya juga terdapat beberapa restoran. Berjalanlah sedikit ke Pier 39, di sana ada beberapa restoran menunggu Anda.


Papan Fisherman’s Wharf. Foto: Thinkstock

Ghirardelli Chocolate

Suka coklat? Girardhelli Chocolate adalah merek coklat yang asli San Francisco, didirikan di sini tahun 1852. Merek coklat ini sebenarnya bisa ditemukan di berbagai kota di Amerika Serikat, namun tempat mana lagi yang terbaik untuk membelinya selain di kota asalnya? Girardhelli Chocolate juga memiliki Girardhelli Square, sebuah pujasera yang menyajikan banyak jenis makanan, termasuk Girardhelli Ice Cream & Chocolate Shop untuk menikmati es krim, fudge dan sundae!

Caffe Trieste

Inilah salah satu sorotan di kawasan North Beach, sebuah komunitas Italia di sini. Pelopor kafe espresso dan cappucino di pesisir Barat Amerika Serikat, didirikan oleh imigran Italia bernama Papa Gianni Giotta. Dahulu, kafe ini tempat berkumpul para penulis generasi Beat tahun 1950an seperti Jack Kerouac, Allen Ginsberg, Bob Kaufman dan tidak lupa Francis Ford Coppola (yang menulis skrip film “Godfather”). Interiornya masih terasa klasik.


Kawasan Chinatown di San Francisco. Foto: Thinkstock

Chinatown

Barangkali salah satu tempat makan termurah di seluruh San Francisco adalah di antara banyak tempat makan di Chinatown, pecinan terbesar dan tertua di benua Amerika Utara. Berbagai pilihan makanan khas Tiongkok dan negara Asia lain ada di sini, dengan rentang harga $ 5-10 per porsi. Nasi dan mi yang digoreng atau direbus, disajikan bersama rebusan atau tumisan daging dan sayur, lumpia, dim sum dan teh adalah beberapa di antaranya yang bisa Anda nikmati.

Leave a Reply